Terkoyak
Lapar mengoyak perut-ku
Kantuk mengoyak mata-ku
Dahaga mengoyak leher-ku
Dia mengoyak jiwa-ku
Koyak-koyak itu tidur ketika makan
Berhenti ketika tidur
Senyap ketika minum
Namun Dia? Dia sungguh keras kepala
Dia senang mengoyak jiwa-mu
Larilah ke Pasar! Dia mengejar.
Larilah ke Gunung! Dia menerkam.
Larilah ke Pantai! Dia menenggelamkan.
Larilah ke Rumah! Dia mengoyak.
Sungguh, dia setia.
Berhentilah!
Tidak ada lagi yang tersisa
Teriakan merobek mulut
Denging menulikan telinga
Nafas berkejaran tak tentu arah
Menghalau memutuskan asa
Kosong sudah air di telaga
Inci demi inci menjerit
Menolak..
Berontak..
Beginilah Kau mencintaiku
Beginilah Kau menghukum aku
Apakah Kau memanggil-ku?
Izinkanlah aku kembali kepada-Mu..
Layaknya debu yang berterbangan dihembus angin
Hanya Kau yang nyata
Hanya Kau yang mampu mengusir lara
Maka ambil-lah
Ambil-lah jiwa ini!
Segala-ku hanya milik-Mu
Aku akan berhenti berlari
Dan pulang kembali kepada-Mu


Komentar